Focus and Scope
Focus and Scope (Fokus dan Ruang Lingkup)
Focus and Scope merupakan bagian penting dalam sebuah jurnal ilmiah yang menjelaskan fokus utama, bidang keilmuan, tema penelitian, serta batasan topik artikel yang dapat diterima dan diterbitkan oleh jurnal. Bagian ini menjadi pedoman bagi penulis untuk mengetahui apakah hasil penelitian yang mereka miliki sesuai dengan karakteristik dan tujuan jurnal.
1. Focus (Fokus)
Focus menjelaskan konsentrasi utama jurnal dalam bidang keilmuan tertentu. Fokus menunjukkan arah dan identitas akademik jurnal, sehingga pembaca dan penulis dapat memahami kontribusi ilmiah yang ingin dikembangkan oleh jurnal tersebut.
Sebagai contoh, apabila jurnal bergerak di bidang Teknik Sipil, fokus jurnal dapat mencakup:
- Teknik struktur
- Teknik konstruksi
- Manajemen konstruksi
- Teknik transportasi
- Teknik sumber daya air
- Teknik lingkungan
- Geoteknik
- Infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan
Dengan adanya fokus yang jelas, jurnal dapat menjaga konsistensi tema dan kualitas artikel yang diterbitkan.
2. Scope (Ruang Lingkup)
Scope menjelaskan secara lebih rinci mengenai topik, subbidang, metode, dan jenis penelitian yang dapat dipublikasikan. Ruang lingkup berfungsi sebagai batasan agar artikel yang masuk tetap relevan dengan bidang jurnal.
Misalnya, untuk jurnal Teknik Sipil, ruang lingkup dapat meliputi:
- Struktur dan Material: beton, baja, struktur bangunan, material alternatif, dan pengujian material.
- Manajemen Konstruksi: manajemen proyek, biaya, waktu, mutu, keselamatan konstruksi, dan produktivitas.
- Geoteknik: tanah, pondasi, stabilitas lereng, longsor, dan perbaikan tanah.
- Transportasi: jalan raya, lalu lintas, perkerasan, transportasi publik, dan sistem transportasi.
- Sumber Daya Air: drainase, irigasi, sungai, banjir, hidrologi, dan pengelolaan sumber daya air.
- Teknik Lingkungan: pengolahan air limbah, kualitas air, pencemaran lingkungan, pengelolaan limbah, dan pembangunan berkelanjutan.
- Teknologi Konstruksi: Building Information Modeling (BIM), digitalisasi konstruksi, smart construction, dan teknologi inovatif.
3. Fungsi Focus and Scope
Bagian Focus and Scope memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:
a. Memberikan informasi kepada penulis
Penulis dapat mengetahui apakah penelitian mereka sesuai dengan bidang jurnal sebelum mengirimkan artikel.
b. Membantu editor melakukan seleksi awal
Editor dapat menilai kesesuaian artikel dengan bidang jurnal sebelum artikel masuk ke proses peer review.
c. Menjaga identitas jurnal
Focus and Scope membantu jurnal mempertahankan karakteristik dan konsistensi bidang keilmuan.
d. Membantu reviewer
Reviewer dapat memahami konteks dan bidang penelitian yang menjadi perhatian jurnal.
e. Meningkatkan kualitas artikel
Dengan batasan ruang lingkup yang jelas, artikel yang diterbitkan menjadi lebih relevan dengan tujuan dan pembaca jurnal.
4. Apa yang Sebaiknya Dicantumkan?
Focus and Scope yang baik umumnya mencantumkan:
- Bidang ilmu utama jurnal
- Tujuan dan karakteristik jurnal
- Topik atau subbidang yang diterima
- Jenis penelitian yang diprioritaskan
- Pendekatan atau metode penelitian yang relevan
- Kontribusi ilmiah yang diharapkan
- Batasan topik yang tidak menjadi cakupan jurnal, jika diperlukan.







