PERAN GURU PENGGERAK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI UPT SATUAN PENDIDIKAN SDN TUTUR II KECAMATAN TUTUR KAB. PASURUAN

Authors

  • Abdul Rokhim Universitas Gresik
  • Ismiono Universitas Gresik
  • Siti Choirunisah Universitas Gresik

Keywords:

peran guru penggerak , implementasi, Kurikulum Merdeka

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran guru penggerak dalam implementasi
Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus.
Berdasarkan analisis data, diperoleh beberapa kesimpulan terkait peran guru penggerak dalam implementasi Kurikulum
Merdeka, yaitu: 1) Guru menjadi penggerak dalam komunitas belajar bagi rekan guru disekolah danwilayahnya. Menjadi
pelatih bagi rekan guru merupakan peran dari guru penggerak. Diharapkan kehadiran guru penggerak mampu membawa
suatu perubahan yang baik bagi guru yang digerakkan khususnya dalam kualitas mengajar peserta didik dan kemandirian guru
dalam mengembangkan dirinya secara mandiri. 2) Guru penggerak berperan dalam melatih rekan guru dalam
mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Guru yang digerakkan oleh guru penggerak harus
mampu mendesain dan mengelola pembelajarannya semenarik mungkin sehingga peserta didik termotivasi untuk belajar dan
berkreasi sesuai dengan bakan dan kemampuannya. Motivasi yang ada dalamdiri peserta didik memampukan dirinya untuk
meningkatkan prestasi akademiknya secara mandiri.
3) Guru penggerak menjadi agen perubahan dalam hal peningkatan kualitas kepemimpinan peserta didik di sekolah, 4) Guru
penggerak harus mampu mencipatkan suatu ruang sebagai wadah untuk berdiskusi dan berkolaborasi bersama dengan
rekan guru dan mereka yang memiliki kepentingan atau pemangku kepentingan baik yang ada di lingkungan pendidikan
sekolah maupun di luar sekolah dengan tujuan peningkatan kualitas dalam pembelajaran. 5) Guru penggerak harus
menjadi pemandu dalam proses pembelajaran yang menciptakan suasana nyaman dan damai dalam ekosistem
pembelajaran. Dengan pembelajaran yang nyaman peserta didik terdorong untuk mengembangkan dirinya menjadi pribadi
yang bernalar kritis, kreatif, berhati mulia dan memiliki sikap toleransi. 6) Mengembangkan diri secara aktif. Guru
penggerak harus selalu mengupgrade dirinya dalam mengikuti perkembangan zaman. Guru harus mampu meningkatkan
dan mengembangkan kompetensinya sebagai guru secara mandiri. 7) Menjadi motivator. Guru merupakan motivator
dalam pembelajaran dalam memacu aktivitas belajarnya. Guru penggerak harus menjadi panutan yang mampu
mengarahkan dan mengubah perilaku dan karakter peserta didik kearah yang lebih baik. Melahirkan generasi bangsa yang
berkualitas yang memiliki keilmuwan dan kedalaman spritual sebagai ujung tombak bagi kemajuan bangsa.

References

Hamalik, Oemar. 2011. Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Harjanto. 2003. Perencanaan Pengajaran. Jakarta:PT Rineka Cipta.

Hidayat, S. 2013. Pengembangan Kurikulum Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Irmayanti, L.P Susy dkk. 2013.

Kontribusi Persepsi Siswa tentang Kemampuan Guru

Mengelola Pembelajaran, Kemampuan Verbal, dan Ekspektasi Karir Terhadap Prestasi Belajar Bahasa Inggris Siswa

Kelas XI IPA pada SMAN di Kecamatan Tabanan. Jurnal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Prodi

Administrasi Pendidikan. 4(1): 1-13.

Kemendikbud. 2012. Draft Pengembangan Kurikulum Merdeka. Jakarta: Badan PengembanganSumber Daya Manusia

Pendidikan dan Kebudayaan danPenjaminan Mutu Pendidikan.

Kurniasih, I. & Sani, B. 2014. Implementasi Kurikulum Merdeka Konsep dan Penerapan.Surabaya: Kata Pena.

Kosasih, E. 2014. Strategi Belajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum Merdeka.Bandung: Yrama Widya.

Kwartolo, Yuli. 2002. Catatan Kritis tentang Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jurnal Pendidikan Penabur. 1(1): 1-9.

Leluhur, Waris. 2012. Pengaruh Persepsi Pembelajaran Model Artikulasi dengan Media LCD Proyektor dan Tingkat

Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII SMPN 1 Licin Semester 2

/2012. Jurnal Ilmiah Progresif. 9(25): 79-111.

Magno, Cario & Sembrano, Josefina. The Role of Teacher Efficacy and Characteristics on Teaching Effectiveness,

Performance, and Use of Learner- Centered Practices. The Asia Pacific Education Researcher. 16 (1): 73-9-.

Mulyasa, E. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Merdeka. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, S. 1989. Kurikulum dan Pengajaran. Bandung: Bumi Aksara.

Partin, R. 2009. The Classroom Teacher’s Survival Guide (3th ed). San Fransisco: John Wiley&Sons.

Poerwati, L.E. & Amri, Sofan. 2013. Panduan Memahami Kurikulum Merdeka. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Reksoatmodjo, T.N. 2010. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Teknologi dan Kejuruan.Bandung: Refika Aditama.

Rohman, M. 2012. Kurikulum Berkarakter: Refleksi dan Proposal Solusi terhadap KBK dan KTSP. Jakarta: Prestasi

Pustakaraya.

Rohmanudin. 2014. Pemahaman Guru tentang Kurikulum Merdeka SMP dan Implementasinya pada SMP Program

Keahlian Teknik Mesin (Studi Kasus pada SMP Negeri 1 Kertosono). Skripsi tidak diterbitkan. Malang: UM.

Sanjaya, Wina . 2011. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Sariono. 2014. Kurikulum Merdeka: Kurikulum Gnerasi Emas. Jurnal Dinas Pendidikan Kota Surabaya. 3(1): 1-9.

Soedijarto. 2004. Kurikulum, Sistem Evaluasi, dan Tenaga Pendidikan sebagai Unsur Strategis dalam Penyelenggaraan

Sistem pengajaran Nasional. Jurnal Pendidikan Penabur. 3 (3): 28-37.

Sudjimat, Dwi. A. 2014. Perencanaan Pembelajaran Kejuruan. Malang: UM Press. Sukmadinata, Nana Syaodih. 2013.

Pengembangan Kurikulum, Teori dan Praktek.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

SumarnO, Wustqa &Dhariva, Urwatul. 2014.PengembanganPerangkat Pembelajaran pada Materi Pokok Kalkulus SMA

Kelas XI Semester 2. Jurnal Riset Pendidikan Matematika. 1(2): 257-267.

Taufina. 2009. Authentic Assessment dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Rendah SD. Jurnal Ilmiah Ilmu

Pendidikan. 9(1): 113-120.

Toht,Peter. 2012. LearningStrategies andStyle in Vocational Education. Acta Polytechnica Hungarica. 9 (3): 195-216.

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2003.Jakarta: DepartemenPendidikan

Nasional.

Wagiran. 2007. Inovasi Pembelajaran dalam Penyiapan tenaga Kerja Masa Depan. Jurnal Pendidikan Teknologi &

Kejuruan. 16(1): 43-55.

Wen. 2003.

Downloads

Published

2025-08-08

How to Cite

Abdul Rokhim, Ismiono, & Siti Choirunisah. (2025). PERAN GURU PENGGERAK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI UPT SATUAN PENDIDIKAN SDN TUTUR II KECAMATAN TUTUR KAB. PASURUAN. Journal Educatione, 2(1). Retrieved from https://journal.univgresik.ac.id/index.php/je/article/view/650