ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA TRANSPORTASI DARAT DI TERMINAL BUNDER
Keywords:
manajemen risiko, HIRARC, terminal bunder, keselamatan transportasi, k3Abstract
Terminal Bunder merupakan salah satu sarana transportasi darat yang memiliki aktivitas
kendaraan, penumpang, dan petugas dengan berbagai potensi bahaya yang dapat menimbulkan
kecelakaan maupun gangguan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan memberikan rekomendasi pengendalian risiko di
Terminal Bunder. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk
Control (HIRARC) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 potensi bahaya yang terdiri atas 3 risiko
sangat tinggi, 7 risiko tinggi, 5 risiko sedang, dan 1 risiko rendah. Risiko dengan tingkat tertinggi
meliputi APAR yang sulit diakses, tidak tersedianya Rencana Tanggap Darurat (RTD), dan tidak
adanya sistem alarm darurat. Selain itu, ditemukan beberapa permasalahan lain seperti tidak
adanya pembatas antara jalur kendaraan dan pejalan kaki, penumpang yang naik turun di luar
zona aman, serta belum dilaksanakannya simulasi evakuasi darurat. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa penerapan manajemen risiko di Terminal Bunder masih perlu ditingkatkan, terutama pada
aspek kesiapsiagaan darurat. Perbaikan fasilitas keselamatan, peningkatan pengawasan, serta
pelatihan bagi petugas diperlukan untuk menciptakan lingkungan terminal yang lebih aman dan
nyaman bagi seluruh pengguna.
References
AS/NZS. 2004. Risk Management Guidelines Companion to AS/NZS 4360:2004.
Australia/New Zealand Standards.
COSO. 2017. Enterprise Risk Management: Integrating with Strategy and Performance.
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission.
Creswell, J. W. 2014. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods
Approaches. 4th Edition. California: SAGE Publications.
Departemen Perhubungan. 2019. Pedoman Penyelenggaraan Terminal Penumpang
Angkutan Jalan. Jakarta: Departemen Perhubungan RI.
Heinrich, H. W. 1931. Industrial Accident Prevention: A Scientific Approach. New York:
McGraw-Hill.
Hopkin, P. 2018. Fundamentals of Risk Management. 5th Edition. London: Kogan Page.
International Labour Organization (ILO). 2013. Safety and Health in Transport Sector.
Geneva: ILO.
ISO 31000. 2018. Risk Management – Guidelines. Geneva: International Organization for
Standardization.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2019. Peraturan Menteri Perhubungan
Nomor PM 132 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang
Angkutan Jalan. Jakarta: Kemenhub RI.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2020. Statistik Perhubungan Darat
Indonesia. Jakarta: Kemenhub RI.
Korlantas Polri. 2021. Data Kecelakaan Lalu Lintas Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Korps
Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia.
National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). 2015. Hierarchy of
Controls. United States: Centers for Disease Control and Prevention.
Notoatmodjo, S. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Ramli, S. 2010. Pedoman Praktis Manajemen Risiko dalam Perspektif K3 OHS Risk
Management. Jakarta: Dian Rakyat.
Reason, J. 1997. Managing the Risks of Organizational Accidents. England: Ashgate
Publishing.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tarwaka. 2014. Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan Implementasi K3 di
Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.
World Health Organization (WHO). 2018. Global Status Report on Road Safety 2018.
Geneva: WHO





