Efektivitas Intervensi Microbreak Exercise terhadap Kelelahan Kerja pada Pegawai Akademik
Abstract
Pegawai akademik memiliki risiko tinggi mengalami kelelahan akibat pekerjaan statis dan penggunaan komputer dalam durasi panjang, sehingga diperlukan intervensi sederhana yang dapat membantu memulihkan energi. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas microbreak exercise terhadap kelelahan kerja pada 35 pegawai akademik menggunakan desain quasi-experimental one-group pretest–posttest. Intervensi berupa peregangan singkat 30–60 detik setiap 30–45 menit selama 2–4 minggu, dengan pengukuran kelelahan menggunakan Fatigue Assessment Scale serta komponen kelelahan fisik, mental, dan keluhan muskuloskeletal. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada kelelahan total, fisik, mental, dan keluhan muskuloskeletal (p < 0,05), disertai peningkatan konsentrasi kerja. Secara keseluruhan, microbreak exercise terbukti efektif sebagai strategi ergonomi yang mudah diterapkan untuk menurunkan kelelahan dan meningkatkan produktivitas pegawai akademik.





