Journal of Industrial Safety and Health http://journal.univgresik.ac.id/index.php/jish <p><strong>Journal of Industrial Safety and Health</strong> adalah jurnal yang memuat naskah ilmiah (original research maupun literature review) dalam bidang Keselamatan Kerja, Kesehatan Kerja, Higiene Industri, Ergonomi, Faktor Manusia dan Risiko Psikososial di Tempat Kerja, K3 Rumah Sakit atau Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja lainnya terutama yang terkait dengan bahaya dan risiko di tempat kerja.</p> Program Studi S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik en-US Journal of Industrial Safety and Health 3089-7939 ANALISIS TINGKAT PAPARAN KEBISINGAN LINGKUNGAN PADA PEDAGANG KAKI LIMA KAWASAN ALUN-ALUN KABUPATEN GRESIK http://journal.univgresik.ac.id/index.php/jish/article/view/851 <p>Kebisingan lingkungan merupakan salah satu bahaya fisik yang banyak dijumpai di kawasan<br>perkotaan akibat tingginya aktivitas lalu lintas. Paparan kebisingan tidak hanya menjadi<br>perhatian pada sektor industri, tetapi juga pada pekerja sektor informal, seperti pedagang kaki<br>lima (PKL), yang bekerja dalam waktu lama di ruang terbuka. Penelitian ini bertujuan<br>menganalisis tingkat kebisingan lingkungan pada pedagang kaki lima di kawasan Alun-Alun<br>Kabupaten Gresik. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan<br>observasional. Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan Sound Level Meter (SLM).<br>Data dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai kebisingan minimum (Lmin), maksimum<br>(Lmax), dan rata-rata, kemudian dibandingkan dengan baku mutu kebisingan yang berlaku.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan di area tengah alun-alun memiliki<br>nilai minimum 60,20 dB(A), maksimum 86,40 dB(A), dan rata-rata 69,60 dB(A), sedangkan<br>pada area pinggir jalan raya diperoleh nilai minimum 62,90 dB(A), maksimum 85,30 dB(A),<br>dan rata-rata 67,70 dB(A). Meskipun nilai rata-rata pada kedua lokasi masih berada di sekitar<br>baku mutu kawasan perdagangan dan jasa, nilai kebisingan maksimum pada kedua titik telah<br>melampaui ambang batas 70 dB(A). Temuan ini menunjukkan adanya kejadian paparan<br>kebisingan sesaat yang melebihi baku mutu sehingga perlu menjadi perhatian dalam<br>pengelolaan lingkungan kawasan publik. Penelitian ini memberikan informasi awal mengenai<br>kondisi kebisingan lingkungan pada pedagang kaki lima yang dapat dimanfaatkan sebagai<br>dasar pertimbangan dalam perencanaan pengendalian kebisingan dan penataan kawasan publik<br>yang lebih memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja sektor informal.</p> Angel Eka Putri Karini Devy Syanindita Roshida Tamam Al Fanani Yuntafi’il Khiyaroh Copyright (c) 2026 Journal of Industrial Safety and Health 2026-06-29 2026-06-29 3 1 175 187 ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PADA TRANSPORTASI DARAT DI TERMINAL BUNDER http://journal.univgresik.ac.id/index.php/jish/article/view/816 <p>Terminal Bunder merupakan salah satu sarana transportasi darat yang memiliki aktivitas <br>kendaraan, penumpang, dan petugas dengan berbagai potensi bahaya yang dapat menimbulkan <br>kecelakaan maupun gangguan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi <br>potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan memberikan rekomendasi pengendalian risiko di <br>Terminal Bunder. Metode yang digunakan adalah Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk <br>Control (HIRARC) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan <br>dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 16 potensi bahaya yang terdiri atas 3 risiko <br>sangat tinggi, 7 risiko tinggi, 5 risiko sedang, dan 1 risiko rendah. Risiko dengan tingkat tertinggi <br>meliputi APAR yang sulit diakses, tidak tersedianya Rencana Tanggap Darurat (RTD), dan tidak <br>adanya sistem alarm darurat. Selain itu, ditemukan beberapa permasalahan lain seperti tidak <br>adanya pembatas antara jalur kendaraan dan pejalan kaki, penumpang yang naik turun di luar <br>zona aman, serta belum dilaksanakannya simulasi evakuasi darurat. Hasil penelitian menunjukkan <br>bahwa penerapan manajemen risiko di Terminal Bunder masih perlu ditingkatkan, terutama pada <br>aspek kesiapsiagaan darurat. Perbaikan fasilitas keselamatan, peningkatan pengawasan, serta <br>pelatihan bagi petugas diperlukan untuk menciptakan lingkungan terminal yang lebih aman dan <br>nyaman bagi seluruh pengguna.</p> Sultan Atsal Adibrata Antoni Andi Sahnudin Airlangga Eska Distia Permatasari Angel Eka Putri Karini Copyright (c) 2026 Journal of Industrial Safety and Health 2026-06-29 2026-06-29 3 1 152 174 GAMBARAN TINGKAT KELELAHAN KERJA SUBJEKTIF PADA PEKERJA KONSTRUKSI DI AREA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DI KABUPATEN GRESIK http://journal.univgresik.ac.id/index.php/jish/article/view/848 <p>Kelelahan kerja merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan pekerja, terutama pada sektor konstruksi yang memiliki beban kerja fisik tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelelahan kerja pada pekerja konstruksi serta menganalisis faktor yang mempengaruhinya berdasarkan karakteristik responden. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner Subjective Feeling of Fatigue. Lokasi penelitian ini berada pada area pembangunan di salah satu pembangunan gedung di Kabupaten Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 30% pekerja mengalami kelelahan rendah, 60% pekerja mengalami kelelahan sedang, dan 10% pekerja mengalami kelelahan tinggi. Kecenderungan tingkat kelelahan yang lebih tinggi ditemukan pada pekerja dengan usia lebih dari 40 tahun, masa kerja lebih dari 10 tahun, serta pekerja yang telah menikah. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja konstruksi telah mengalami kelelahan pada tingkat sedang sehingga memerlukan perhatian dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja. Perusahaan disarankan melakukan pemantauan kelelahan secara berkala, mengoptimalkan pengaturan waktu kerja dan istirahat, serta mengembangkan program manajemen kelelahan sebagai bagian dari implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas pekerja.</p> Salwa Dwi Sabrina Devy Syanindita Roshida Tamam Al Fanani Eka Safitri Sillehu Copyright (c) 2026 Journal of Industrial Safety and Health 2026-06-29 2026-06-29 3 1 139 151 MANAJEMEN BAHAYA DAN RISIKO (TRANSPORTASI DARAT) DI STASIUN GUBENG SURABAYA http://journal.univgresik.ac.id/index.php/jish/article/view/826 <p>Stasiun kereta api merupakan salah satu fasilitas transportasi publik dengan aktivitas operasional yang tinggi sehingga memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan pekerja maupun pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen bahaya dan risiko di Stasiun Surabaya Gubeng menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya meliputi bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, mekanik, listrik, dan kebakaran. Risiko tertinggi ditemukan pada lantai licin, paparan agen biologis, sengatan listrik, dan potensi kebakaran dengan kategori risiko tinggi. Upaya pengendalian yang telah diterapkan meliputi rekayasa teknik, pengendalian administratif, penggunaan APD, serta penyediaan sarana keselamatan seperti APAR, jalur evakuasi, alarm kebakaran, dan titik kumpul. Secara umum penerapan manajemen risiko telah sesuai dengan prinsip ISO 31000:2018, meskipun masih diperlukan peningkatan penyediaan media informasi K3 bagi pengguna jasa.</p> Nabila Farodisa Auliya Afida Shofiyatuz Zahra Adam Hizbullah Eska Distia Permatasari Candra Ferdian Handriyanto Copyright (c) 2026 Journal of Industrial Safety and Health 2026-06-29 2026-06-29 3 1 123 138 Literature Review: Intoksikasi Makanan Sebagai Masalah Keamanan Pangan dan Kesehatan Masyarakat http://journal.univgresik.ac.id/index.php/jish/article/view/835 <p>Intoksikasi makanan merupakan gangguan kesehatan yang terjadi akibat konsumsi makanan yang mengandung toksin yang dihasilkan oleh mikroorganisme, bahan kimia, atau racun alami tertentu. Kasus intoksikasi makanan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia, karena dapat menyebabkan kejadian luar biasa (KLB), peningkatan angka kesakitan, hingga kematian. Tujuan literature review ini adalah untuk menganalisis faktor penyebab, mekanisme terjadinya, dampak kesehatan, serta upaya pencegahan intoksikasi makanan berdasarkan berbagai penelitian ilmiah. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebab utama intoksikasi makanan meliputi kontaminasi oleh Staphylococcus aureus, Clostridium botulinum, Bacillus cereus, bahan kimia berbahaya, serta pengolahan dan penyimpanan makanan yang tidak memenuhi standar higiene sanitasi. Dampak yang ditimbulkan berupa mual, muntah, diare, nyeri perut, gangguan saraf, hingga kematian pada kasus berat. Oleh karena itu, penerapan higiene sanitasi makanan, edukasi keamanan pangan, dan pengawasan mutu makanan sangat penting untuk mencegah kejadian intoksikasi makanan.</p> Mohammad Isfi Fuadi Habil Abdul Malik Karim Amrullah Avita Fitri Agustin Fairuz Haniyah Ramadhani Salwa Dwi Sabrina Copyright (c) 2026 Journal of Industrial Safety and Health 2026-06-29 2026-06-29 3 1 104 122 Literature Review Peran Mekanisme Kolaborasi Tim dalam Meningkatkan Efektivitas Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) http://journal.univgresik.ac.id/index.php/jish/article/view/827 <p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menjamin perlindungan tenaga kerja serta keberlangsungan operasional organisasi. Keberhasilan penerapan K3 tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan aspek teknis, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh faktor manusia, khususnya mekanisme kolaborasi tim. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran mekanisme kolaborasi tim dalam meningkatkan efektivitas penerapan K3 melalui metode kajian pustaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan menelaah sepuluh artikel ilmiah nasional yang terbit dalam lima tahun terakhir dan relevan dengan topik kolaborasi tim dan K3. Hasil kajian menunjukkan bahwa mekanisme kolaborasi tim, yang meliputi komunikasi efektif, koordinasi tugas, pembagian peran yang jelas, keterlibatan aktif pekerja, serta kepercayaan antar anggota tim, berperan signifikan dalam meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur K3, menurunkan risiko kecelakaan kerja, dan memperkuat budaya keselamatan kerja di berbagai sektor industri. Kolaborasi tim juga terbukti menjadi penghubung antara kebijakan K3, perilaku individu, dan kinerja organisasi. Dengan demikian, penguatan mekanisme kolaborasi tim perlu diposisikan sebagai strategi utama dalam pengembangan sistem K3 yang efektif dan berkelanjutan.</p> Adam Hizbullah Angel Eka Putri Karini Salwa Dwi Sabrina Habil Abdul Malik Karim Amrullah Nafiatus Sintya Deviatin Yuntafi’il Khiyaroh Copyright (c) 2026 Journal of Industrial Safety and Health 2026-06-29 2026-06-29 3 1 90 103 Pengaruh Paparan Bahaya dan Faktor Lingkungan Kerja terhadap Kesehatan Reproduksi Pekerja: Literature Review http://journal.univgresik.ac.id/index.php/jish/article/view/834 <p>Kesehatan reproduksi pekerja dapat dipengaruhi oleh berbagai paparan bahaya dan faktor lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh paparan bahaya dan faktor lingkungan kerja terhadap kesehatan reproduksi pekerja melalui metode literature review. Kajian dilakukan terhadap 10 artikel ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2021–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa paparan bahan kimia seperti pestisida dan timbal (Pb), serta faktor lingkungan kerja seperti suhu panas, kerja shift, beban kerja, masa kerja, dan faktor psikologis berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan reproduksi, antara lain gangguan menstruasi, infertilitas, penurunan kualitas sperma, gangguan kehamilan, dan abortus. Pengendalian risiko melalui penerapan K3, penggunaan APD, serta perbaikan lingkungan kerja diperlukan untuk melindungi kesehatan reproduksi pekerja. Dengan demikian, paparan bahaya dan faktor lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan reproduksi pekerja.</p> Triya Amanda Setiawati Willy Insyan Alirabbana Ahmad Dwi Septian Avita Fitri Agustin Candra Ferdian Handriyanto Tamam Al Fanani Afida Shofiyatuz Zahra Copyright (c) 2026 Journal of Industrial Safety and Health 2026-06-29 2026-06-29 3 1 76 89 Peran Kepemimpinan dalam Meningkatkan Keselamatan Pasien melalui Kerjasama Tim dengan K3: Literature Review http://journal.univgresik.ac.id/index.php/jish/article/view/840 <p><em>Patient safety is a key indicator of hospital service quality that is closely related to the implementation of Occupational Safety and Health (OSH). This study aims to analyze the role of leadership in improving patient safety through integrated healthcare teamwork with an OSH approach. The method used is a Literature review analyzing 11 research articles from 2021 to 2025. The results showed that leadership, especially transformational and participatory styles, played a major role in building an integrated safety culture. Effective leadership not only encouraged open communication and collaboration between clinical teams, but also strengthened synergy with OSH functions through resource allocation, integrated training, and operational support mechanisms. Teamwork acts as a critical mediator that translates leadership commitment into practical implementation at the field level. At the unit level, ward managers serve as strategic integrators who simultaneously apply patient safety and OSH principles. The study concludes that a separate approach to patient safety and OSH is no longer relevant. Systemic integration through visionary leadership, inclusive team collaboration, and integrated risk management is needed to achieve a total safety culture that protects patients and healthcare workers holistically</em></p> Triya Amanda Setiawati Salsabrina Trisilia Dwi Astuti Mohammad Isfi Fuadi Andi Sahnudin Airlangga Ahmad Dwi Septian Nafiatus Sintya Deviatin Bunga Farida Copyright (c) 2026 Journal of Industrial Safety and Health 2026-06-29 2026-06-29 3 1 63 75